VIRAL Pria di Boyolali Bagikan Masker Gratis untuk Pengendara Motor saat Hujan Abu Gunung Merapi


Media sosial diramaikan dengan beredarnya video aksi mulia seorang pria di Boyolali, Jawa Tengah.

Pria tersebut membagikan masker secara cuma-cuma kepada para pemotor.

Aksi tersebut terekam video CCTV pantauan lalu lintas.

Video aksi terpuji tersebut viral setelah diunggah akun Twitter Fauzy Kurniawan, @kurniawanuzy18, Selasa (3/3/2020).

Menurut keterangan akun tersebut, lokasi pembagian masker gratis tersebut berada di Pasar Sunggingan Boyolali.

"Alhamdulillah ditengah para penimbun masker masih ada orang yg kek gini juga, Panjang umur hal hal baik

. Lokasi pasar sunggingan, Boyolali #merapi," tulisnya.

Saat dihubungi, Fauzy mengungkapkan video tersebut ia dapatkan dari media sosial.

Diyakini video tersebut direkam oleh petugas Pemkab Boyolali.

"Saya hanya turut menyebarluaskan, itu video dari salah satu petugas Diskominfo yang menghandle cctv yang ada di jalan-jalan Boyolali," ungkapnya kepada Tribunnews, Selasa (3/3/2020).

Fauzy mengungkapkan mendapat video tersebut dari rekannya.

"Saya dapat dari WA teman saya yang mungkin juga sudah dari sekian orang pengirim," ungkapnya.

Erupsi Merapi

Diketahui, Gunung Merapi kembali meletus dan mengeluarkan awan panas.

Letusan gunung kali ini terjadi pada Selasa (3/3/2020) sekitar 05.22 WIB.

Dilansir Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, letusan terjadi selama 450 detik.

Letusun tersebu mengakibatkan munculnya kolom abu setinggi 6.000 meter dari kawah gunung.

Lebih lanjut, awan panas muncul ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksimal 2 kilometer.

Smentara itu status Gunung Merapi masih berada pada level II atau Waspada.

Status ini belum mengalami perubahan sejak Mei 2018.

Masker Langka

Sementara itu kebutuhan masker di masyarakat sudah melonjak tajam sejak wabah virus corona semakin menyebar.

Ditambah lagi setelah dipastikannya dua warga Indonesia asal Depok positif virus corona.

Permintaan yang tinggi menjadikan masker langka di pasaran.

Jika pun ada, harganya sudah berlipat-lipat.

Ditambah lagi adanya Erupsi Gunung Merapi hari ini, Selasa (3/3/2020) yang menyebabkan Hujan abu di wilayah Boyolali, Solo, dan sekitarnya.

Hal itu mengakibatkan permintaan masker melonjak.


Dari pantauan Tribunnews di lapangan, sejumlah apotek di Kota Solo tidak lagi memiliki stok masker.

Sejumlah pengumuman mengenai tidak adanya masker terpajang di etalase apotek.

Bahkan, ada juga yang sudah menginformasikan kekosongan masker di pintu masuk apotek.

Apoteker Kimia Farma Jalan Adi Sucipto Solo, Atikah Hapsari mengungkapkan, masker sudah mulai langka setelah wabah virus corona semakin menyebar di berbagai dunia.

"Kalau yang masker biasa udah dua mingguan kosong," ungkap Atikah kepada Tribunnews, Selasa (3/3/2020).

Sementara itu, masker jenis N95 langsung habis saat tersedia.


"Kalau yang N95 kemarin baru dateng langsung ludes," ungkap Atikah.

Harga masker N95 di awal kabar mewabahnya virus corona sekitar Rp 330 ribu.

"Satu boks isi 20 pcs, masih Rp 330 ribuan," ujarnya.

Artinya, satu buah masker N95 saat itu sekitar Rp 16.500.

Namun, harga masker N95 melonjak lima kali lipat lebih.


"Kemarin terakhir 1 pc harganya udah Rp 95 ribu," ujarnya.


ARTIKEL ASLI

0 Response to "VIRAL Pria di Boyolali Bagikan Masker Gratis untuk Pengendara Motor saat Hujan Abu Gunung Merapi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel