Fakta Nenek Pemulung yang Ditampar oleh Emak-emak dan Dituduh Menculik Anak

Fakta Nenek Pemulung yang Ditampar oleh Emak-emak dan Dituduh Menculik Anak

Fakta Nenek Pemulung yang Ditampar oleh Emak-emak dan Dituduh Menculik Anak - Di zaman serba canggih, di mana semua sudah serba mesin ini, kehidupan makin modern. Namun, manusia-manusia yang mengaku modern ini kadang tak lagi mengenal belas kasih kepada sesama. Banyak sekali yang kehilangan empati dan bisa bertindak seenaknya kepada orang lain.

salah satu peristiwa yang berulang membikin berkecil hati merupakan seseorang pemulung di lampung yang ditampar oleh ibu - ibu. tidak cuma itu, nenek bernama samaran ir ini pula dituduh bagaikan penculik anak. cerita ini pernah viral di media sosial dan juga menuai banyak pendapat. ikuti lengkapnya dalam pembahasan boombastis. com berikut ini.


rehat karna kelelahan

gblk ya, kalo bunda nya itu tau nih orang dapat di pasal pula wkwk.

iyaa anjing, suka ga ngaca. blg pencemaran nama baik, ia seorang diri ngelakuin pencemaran nama baik

nenek ir ini awal mulanya istirahat di dekat suatu parit depan bedengan di sawah brebes, kecamatan tanjungkarang timur, dekat jam 15. 30 waktu indonesia barat (WIB). nyatanya, terdapat masyarakat mencurigai kalau karung yang dibawa oleh ir ini berisi benda curian. nenek ir ini menarangkan bahwa pribadinya cuma memungut benda sisa, tidak mencuri sedikitpun. dia kemudian berangkat, tetapi sayang, wujud yang menyimpan curiga tersebut berulang mencari keberadaannya. dikala nenek ir lagi duduk di depan suatu warung, masyarakat yang curiga itu memohon karungnya dibuka.

menolak buat membuka karung karna berisi benda pribadi

nenek pemulung
dikala dituntut membuka karung, nenek ir meyakini pribadinya tidak bersalah dan juga menolak membuka karungnya sampai - sampai terjalin cekcok mulut. keributan yang terjalin juga mengundang atensi masyarakat dekat. tuduhan masyarakat terus menjadi jadi dikala ditemui pisau dari dalam karung tersebut. nenek ir terlebih lagi hingga ditampar oleh seseorang ibu - ibu dan juga kira - kira dihakimi massa. ada juga sebab kokoh kenapa nenek ir tidak ingin membuka karung merupakan karna di dalam situ terdapat benda pribadinya, serupa pakaian dan juga baju dalam.

Diperiksa oleh pihak berwajib

Karena tuduhan dan intimidasi itu, nenek Ir kemudian dimintai keterangan dan diperiksa oleh polisi. Hasilnya, pihak kepolisian mengatakan tidak menemukan indikasi penculikan anak dari hasil pemeriksaan Irawati. Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mempercayai isu mengenai penculikan anak. Apabila warga menemukan adanya informasi mengenai penculikan segera lapor ke pihak kepolisian, seperti dilansir dari Tribunnews.com.

pengakuan mantan majikan nenek ir

Nenek Ir ini tercatat sebagai warga Puncak Sekuning, Kecamatan Ilir Barat 2 Kota Palembang. Adapun di Lampung, ia punya saudara di kawasan Kalibalok. Sesaat setelah kejadian –saat nenek Ir sudah dibawa ke kantor polisi—mantan majikannya dulu (Sri Astuti) datang ke kantor polisi tersebut. Ia mengatakan kalau nenek Ir ini bukanlah orang jahat. Selama bekerja, ia dikenal sebagai orang yang jujur, baik, dan tidak neko-neko. Ia juga mengakui kalau pisau yang ia bawa digunakan untuk membersihkan ikan, karena ia sering diberi ikan dan sayur oleh orang-orang di pasar (di mana ia ngemis dan mulung). Masalah ini kemudian selesai dengan nenek Ir yang diantar ke rumah saudaranya.

Please, be kind kepada semua orang! Berbuat baiklah dan jangan sembarangan menuduh. Kalau memang curiga apa salahnya ditanyakan secara baik-baik. Kita semua manusia, kita sama. Bahkan, nenek-nenek, orang tua, serta mereka yang punya pekerjaan sebagai pemulung pun patut untuk dihargai. Oke, tetap tebar kebaikan ya guys, bantu siapapun orang yang membutuhkan bantuan.

sumber : boombastis.com

0 Response to "Fakta Nenek Pemulung yang Ditampar oleh Emak-emak dan Dituduh Menculik Anak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel